Breaking News

Peredaran Miras di Jogja Mengkhawatirkan, Peran Lingkungan Sangat Penting

pdpmjogja.org - Di Kota Jogjakarta peredaran minuman keras (miras) sangat mengkhawatirkan. Miras sangat mudah dijangkau oleh semua kalangan. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak remaja pun banyak yang sudah pernah merasakan minuman haram tersebut. Beberapa kasus, pihak kepolisian menangkap anak-anak SMP yang sedang meminum minuman keras. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolres Kota Jogjakarta Kombes. Pol. Pri Hartono Eling Lelakon, S.IK. pada Sarasehan KOKAM Kota Jogjakartra, Kamis (25/2/2016) malam di Masjid Muthohirin, Niitikan, Umbulharjo, Jogjakarta.

Pri Hartono juga menekankan pentingnya peran keluarga dan lingkungan setempat dalam membentengi anak-anak remaja dari miras. “Peran keluarga sangat penting. Bila ada sesuatu yang bertanggungjawab adalah orangtuanya. Terkadang orangtua terlalu sibuk sehingga kontrol kepada anak itu kurang. Membiarkan anaknya kelayapan sampai larut malam tanpa diawasi. Kemudian setelah  terjadi, orangtua hanya bisa kaget dan tidak menyangka anaknya seperti itu.”  Jelasnya.

Peran lingkungan juga sangat penting dalam menjaga seseorang dari pergaulan negatif. Misalnya kampung yang baik akan mampu menjaga keluarga di lingkungan tersebut baik juga. “Seseorang yang di keluarga dan lingkungannya baik, serta dibekali dengan iman, maka akan sulit untuk terjerumus. Meskipun dalam beberapa hal harus bersinggungan dengan lingkungan negatif, misalnya teman sekolah atau kampus. Bekal dari rumah itu yang bisa melindungi kita.” Tambahnya.

Kapolres juga menghimbau kepada KOKAM untuk tidak ikut-ikutan melakukan sweeping razia minuman keras dan mempercayakan kepada pihak kepolisian. Namun KOKAM bisa turut berperan dalam mengawasi lingkungannya dari peredaran miras dan aktif melaporkan kepada kepolisian. 

Dalam acara tersebut juga dilakukan Deklarasi KOKAM sahabat Polri dalam mencegah peredaran miras di Kota Jogjakarta. Wakil Ketua DPRD Provinsi DIY Arif Noor Hartanto, SIP yang sebelumnya dikabarkan akan menghadiri sarasehan mendadak pamit dan tidak bisa hadir.

Tidak ada komentar