Breaking News

Hina Al-Qur'an, KOKAM DIY Minta Aparat Tangkap Ahok

Pdpmjogja.org – Ahad pagi (9/10) Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan aksi turun ke jalan untuk menuntut agar aparat kepolisian menangkap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok atas tuduhan penistaan agama. Bersama dengan Majelis Mujahidin, Tapak Suci, Teras Dakwah, GPK dan ormas pemuda islam lainnya, KOKAM tidak terima atas penghinaan Al-Qur’an yang dilakukan oleh Ahok beberapa waktu lalu yang mengatakan “Dibohongin pakai surat Al-Maidah 51”. 


Aksi yang digelar di Titik Nol Kilometer Kota Jogja ini dihadiri oleh anggota Majelis Tabligh PW Muhammadiyah DIY Fadlun Amin, Amir AM-FUI Umar Said dan Syukri Fadholi. Anggota Majelis Tabligh PW Muhammadiyah DIY Fadlun Amin mewakili seluruh elemen umat islam memberikan pernyataan sikap terkait statemen Ahok. “Menyikapi sentimen Ahok kepada umat islam dengan menghina Al-Qur’an, Umat Islam menuntut aparat berwajib menangkap dan mengadili Ahok atas tuduhan penistaan agama. Kami menyatakan Jihad Fisabilillah dan melarang umat islam untuk memilih pemimpin non islam, apalagi orang yang mencaci Agama Islam. Demi Allah kami tidak rela Islam dihina.” Tegas Fadlun Amin.

Amir AM-FUI Ustad Umar Said meminta kepada seluruh umat islam agar tidak memilih pemimpin non islam. “Jangan memilih pemimpin yang kafir, apalagi yang ucapannya kotor dan tidak baik.” Kata Ustad Umar.

Ustad Umar Said juga menambahkan bahwa tidak hanya umat islam saja yang fanatik, Ahok dan orang kafir lainnya pun juga sangat fanatik terhadap agamanya. “Fanatik tidak hanya dilakukan oleh umat islam. Ahok juga orang yang sangat fanatik terhadap agamanya. Calon presiden Amerika Serikat Donald Trump juga merupakan contoh betapa fanatiknya orang-orang kafir.” Tambah Ustad Umar.

Tidak ada komentar